• home

Kue Dodol

Kue dodol menduduki peringkat atas sebagai salah satu kue tradisional nusantara yang paling populer karena bisa dijumpai hampir di setiap penjuru nusantara dalam berbagai variasi nama, bentuk dan rasa. Di antaranya, di Sumatera Barat dikenal dengan nama gelamai, di Riau terkenal dengan nama lempuk, terutama lempuk duriannya yang khas, sedangkan di Jawa kita mengenal nama jenang.

Sementara dari Jawa Barat, semua orang pasti sudah mengenal dodol garut yang sudah menyebar dan dipasarkan ke seluruh nusantara secara komersial. Selain itu, dodol juga merupakan kue tradisional di Malaysia dan daerah selatan Filipina.

Kue dodol kadang disajikan sebagai hidangan kue khas pada saat hari raya Lebaran, terutama ditemukan di daerah pedesaan.

Kue Dodol

BAHAN :
500 gr tepung ketan
50 gr tepung beras
900 gr gula merah, iris halus
1 liter santan kental dari 2 butir kelapa
1 liter santan encer dari 1 butir kelapa
1/2 sdt garam halus
1 lembar daun pandan, potong-potong kasar
Daun pisang secukupnya sebagai alas

CARA MEMBUAT :
1. Didihkan santan kental bersama-sama gula merah, daun pandan, dan garam. Setelah keluar aroma daun pandan, angkat dan sisihkan daun pandannya.
2. Larutkan tepung ketan dan tepung beras dengan santan encer, aduk merata.
3. Tuangkan larutan tepung sedikit demi sedikit ke dalam rebusan santan kental dan gula merah sebelumnya, aduk terus sampai adonan matang dan menjadi kalis. Matikan api, dan angkat.
4. Tuang dodol yang masih dalam keadaan panas tersebut ke loyang yang sudah diberi alas pisang (untuk menambah aroma kue dodol), ratakan dan biarkan mendingin.
5. Potong dodol sesuai selera. Kue dodol yang enak siap disajikan.

Untuk : +/- 60 potong

Kue Cucur

Kue cucur merupakan salah satu kue tradisional yang membutuhkan kesabaran ekstra dalam membuatnya karena proses pembuatannya yang memerlukan waktu cukup lama. Adonan kue cucur harus didiamkan terlebih dahulu selama semalam sebelum pengolahan lebih lanjut. Kue cucur merupakan kue nusantara yang terutama ditemukan di daerah pulau Jawa dan Betawi.

Di daerah Betawi, kue cucur bahkan termasuk kue adat, artinya kue cucur wajib dihidangkan pada saat upacara tradisional dan adat budaya Betawi. Kue yang digoreng ini memiliki rasa yang manis, gurih, empuk di bagian tengah, dan renyah di bagian pinggirnya.

Kue Cucur

BAHAN :
300 gr tepung beras
50 gr tepung terigu
100 gr gula pasir
150 gr gula merah, disisir halus
475 ml air
2 lembar daun pandan
1 butir telur
1/4 sdt garam
Minyak secukupnya untuk menggoreng

CARA MEMBUAT :
1. Campurkan air, gula merah, daun pandan, gula pasir, dan garam. Didihkan dan saring.
2. Aduk tepung beras dan tepung terigu. Tuangkan air gula panas sambil diuleni.
3. Diamkan adonan selama semalam. Esoknya masukkan telur dan aduk rata.
4. Panaskan dua sendok makan minyak goreng. Tuangkan satu sendok sayur adonan. Setelah bagian tengahnya berserat, tusukkan lidi sate ke bagian tengah kue. Goreng kembali sampai matang.

Untuk : 25 buah

Bolu Kumojo

Bolu kumojo merupakan kue tradisional khas Melayu dari daerah Riau. Kadang ditulis juga dengan nama bolu kemojo atau bolu komojo.  Nama "kumojo" sendiri ada sejarahnya, yang sudah ada sejak zaman dahulu. Bolu kumojo memiliki 8 lekukan yang mirip dengan bunga kamboja, dikarenakan dialek yang berbeda di lidah Melayu, lama kelamaan nama tersebut berubah, ada yang menyebutnya "kumojo", "kemboja", dan "kemoje".

Bolu kumojo sebenarnya merupakan bolu yang bantat karena proses mengembangnya kue bolu ini yang tidak sewajarnya.

Jika Anda berkunjung ke Pekanbaru, Riau, kue ini bisa Anda jadikan sebagai salah satu alternatif oleh-oleh khas dari Pekanbaru, Riau.

Berikut resep kue bolu kumojo.

Bolu Kumojo

BAHAN :
500 gr tepung terigu
400 gr gula pasir
4 butir telur
700 ml santan dari 2 butir kelapa
50 ml air daun suji
1/2 sdt vanili
1/2 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur bersama gula pasir sampai mengembang dan kental. Masukkan campuran tepung terigu, vanili, dan garam, aduk sampai rata.
2. Masukkan santan dan air daun suji ke dalam adonan, aduk sampai rata.
3. Siapkan loyang bulat diameter 20 cm, alasi dengan kertas roti dan oles dengan margarin. Tuang adonan ke dalamnya, panggang +/- 60 menit dengan panas 180 °C sampai matang.
4. Angkat dan dinginkan. Potong kue sesuai selera, dan sajikan.

Untuk : 12 potong

Label

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Cari Blog Ini

Arsip Blog